Ruang Terdekat

Debora | 15213093

 

Gereja HKBP Kebayoran Baru merupakan gereja Kristen Protestan kalangan suku Batak yang terletak di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Gereja ini beralamat lengkap di Jalan Hang Lekiu III no. 18 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Bangunan Gereja ini terdiri dari tiga lantai bangunan dan satu lantai rooftop. Terdapat satu ruang utama gereja, atau yang biasa disebut jemaat sebagai ruang gereja besar, dan tiga ruang serba guna yang ada di setiap lantai. Gereja ini juga memiliki ruang-ruang pendukung lainnya sepeti ruang sekolah minggu sebagai tempat anak Sekolah Dasar dan Remaja beribadah, ruang kantor, ruang perpustakaan, dan studio musik.

1463154255646

Gambar 1 : Ruang gereja besar

Ruang yang akan dibahas pada tulisan kali ini adalah ruang gereja besar. Ruang gereja besar terdiri dari dua level lantai yaitu level satu dan balkon sebagai level dua. Bagian level satu merupakan ruangan yang memiliki luas sekitar 320m2 yang terdiri dari bagian altar dan tempat duduk jemaat. Bagian level satu memiliki kapasitas sekitar 500 tempat duduk jemaat. Level dua merupakan balkon dengan luas area kurang lebih 100m2 yang terdiri dari area pemusik, area sound system, dan area tempat duduk bagi jemaat. Ruang gereja besar ini memiliki ketinggian floor to ceiling setinggi 15m. Ruang gereja besar ini merupakan ruang utama gereja yang digunakan untuk ibadah minggu rutin dan juga ibadah hari raya lainnya seperti Natal, Jumat Agung, Paskah, Ibadah Pesta Panen Raya, pemberkatan nikah, pembaptisan, pengakuan iman percaya, dan sebagainya.

Ruang gereja ini menggunakan skala monumental. Hal ini terlihat pada ketinggian floor to ceiling yang sangat tinggi dan juga salib yang sangat besar dengan cahaya yang dipancarkan dari balik salib tersebut. Hal ini menimbulkan kesan dan pemikiran bahwa kita, sebagai manusia, merupakan makhluk ciptaan yang sangat kecil dan lemah dihadapan Tuhan, tetapi salib yang besar dan megah memberikan kesan bahwa Tuhan merupakan Juruselamat yang besar yang selalu mengasihi umat-Nya.

Material yang digunakan pada ceiling ruang gereja ini adalah parket kayu. Kayu memiliki dua sifat terhadap suara yaitu sifat akustik dan sifat resonansi. Kayu memiliki kemampuan untuk meneruskan suara dengan baik. Hal ini berkaitan dengan elastisitas kayu. Sifat kedua ialah sifat resonansi. Kayu akan turut bergetar akibat adanya gelombang suara. Dengan demikian, kayu dapat menghasilkan kualitas nada yang sangat baik. Penggunaan kayu pada ruaang gereja membuat nyanyian dan pujian yang dinyanyikan jemaat ataupun kelompok paduan suara terdengar indah oleh para jemaat.

2015-12-13-16-56-44

Gambar 2 : Suasana ruang gereja besar saat perayaan Natal

Bagi penulis, ruang ini bukan hanya sebuah space, tetapi ruang ini adalah sebuah place yang memiliki makna tersendiri bagi penulis. Penulis telah menjadi jemaat tetap gereja ini sejak ia lahir sehingga gereja ini merupakan tempat yang sangat berarti bagi penulis. Berbagai perayaan dan ibadah telah dilalui di ruangan ini seperti baptisan kudus, pengakuan iman percaya, ibadah Natal, Jumat Agung, Paskah, dan lain-lain. Semua ibadah ini memberikan memori yang mendalam bagi penulis. Ibadah Natal mengingatkan jemaat akan sukacita Natal yaitu kedatangan Yesus Kristus ke dunia. Hari Jumat Agung juga mengingatkan penulis akan pengorbanan Yesus Kristus sebagai Juruselamat umat manusia. Tidak hanya perayaan tersebut, peristiwa besar dalam hidup penulis seperti pengakuan iman percaya yang menandakan pendewasaan iman penulis juga dilakukan di ruangan ini. Semua kegiatan yang dilakukan di ruangan ini membuat ruang gereja ini menjadi sebuah ruangan yang sungguuh berarti bagi penulis.

Ruang gereja ini memiliki tempat tersendiri di hati penulis. Semua peristiwa besar dalam hidup dan keimanan penulis sebagai seorang Kristiani telah dilakukan di ruangan ini. Tempat ini juga mengingatkan penulis akan kerabat dan saudara yang telah bersama-sama dengan penulis sejak ia lahir. Ruang Gereja ini bukan hanya sekedar tempat ibadah rutin biasa, melainkan tempat yang terdekat di hati penulis dan mengingatkan penulis akan hidup dan iman kepada Tuhan.

Berita Terkait