Program Sarjana Arsitektur

  • Awal Semester: Augustus
  • Durasi pendidikan : 8 semester, termasuk TPB dua semester.
  • Total SKS: minimal 144
  • Gelar: S.Ars (Sarjana Arsitektur), berdasarkan SK Senat Akademik ITB No. 15/SK/I1-SA/OT/2018.
  • Jumlah mahasiswa total 2017: 400 orang.
  • Penerimaan mahasiswa 2017: 93 orang.

Deskripsi Singkat

Berdiri pada 25 Oktober 1950, Program Studi Arsitektur memiliki visi sebagai pusat studi regional tentang Arsitektur Tropis dan Lingkungan Binaan Berkelanjutan pada Negara Berkembang.
Program studi menitikberatkan pada pengembangan kapasitas dalam memahami isu-isu nyata dan menjawab tantangan yang semakin kompleks dalam ranah arsitektur dan lingkungan binaan. Kurikulum dirancang untuk membekali mahasiswa pada ilmu-ilmu arsitektur yang terus berkembang, diselaraskan dengan perkebangan dan dinamika peradaban manusia, budaya, sains dan teknologi, serta seni dan desain. Landasan filosofi kurikulum adalah: belajar sepanjang hayat, pembelajaran berbasis pengetahuan, pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa.

Kurikulum dirancang dan dikembangkan sebagai kesatuan integratif dan komprehensif antara jenjang sarjana dan magister dengan mempertimbangkan dua aspek penting:

  1. Perkembangan keprofesian arsitektur.
  2. Perkembangan keilmuan arsitektur.

Mahasiswa program sarjana dibekali pengetahuan dan ketrampilan dasar untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia praktik professional atau untuk melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi. Titik berat kurikulum Pendidikan sarjana adalah perancangan bangunan yang meliputi lima aspek: prinsip keterbangunan, estetika, teknologi bangunan, sejarah dan teori arsitektur serta perkembangan permukiman. Studio adalah inti pembelajaran. Studio adalah kegatan dan proses laboratorium untuk eksplorasi proses kreatif dan analitis, mengkritisi solusi desain dan yang terpenting adalah sebagai wadah untuk integrasi dari beberapa aspek dalam disiplin ilmu arsitektur.

Syarat Penerimaan Mahasiswa Baru

Program Studi Sarjana Arsitektur mengikuti sistem ITB dalam penerimaan mahasiswa baru. ITB menggunakan SNMPTN dan SBMPTN untuk menerima mahasiswa baru program sarjana. ITB tidak menerima mahasiswa baru program sarjana melalui jalur seleksi lain.

Informasi penerimaan mahasiswa baru ITB: usm.itb.ac.id

SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasar kan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/MA dan SMK dengan masa belajar 3 (tiga) tahun.

Informasi SNMPTN: snmptn.ac.id

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 merupakan sistem ujian saringan masuk perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan secara nasional, oleh sebuah panitia terpusat yang ditunjuk oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI).

Informasi SNMPTN: sbmptn.ac.id

Prospek Karir

Data tahun 2011-2015 menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu lulusan adalah 2.5 bulan. Sekitar 82.1% lulusan bekerja pada bidang jasa di industri konstruksi yakni: sebagai arsitek, atau bekerja sebagai arsitek di biro- biro arsitek, kontraktor, pengembang/developer dan real estate, perusahaan bahan bangunan, Lembaga Swadaya Masyarakat dan sebagai nya.

Selain itu, lulusan juga banyak yang berkiprah di instansi pemerintahan, Departemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Walikota, serta menjadi dosen di perguruan tinggi arsitektur yang tersebar di Indonesia.

Selain di Indonesia, kiprah para lulusan juga ada di manca negara seperti di Amerika Serikat, Belanda, Inggris, Uni Emirat Arab, Hongkong, Malaysia, Singapura, Australia, Jerman dan sebagainya. Mereka rata- rata bekerja di biro-biro konsultan arsitektur dan engineering ternama di dunia.

Dosen Tetap

Lihat Kelompok Keilmuan.

82.1% staf pengajar berpendidikan doktor, dua diantaranya adalah profesor. 17.9% staf pengajar berpendidikan master dan insinyur. Para staf pengajar memiliki latar belakang pendidikan tinggi di manca negara dan mempunyai pengalaman yang luas baik dalam hal akademis maupun profesional.

90% staf pengajar dalam Kelompok Keilmuan Perancangan Arsitektur memiliki Sertifikat Keahlian Arsitek (SKA), beberapa staf pengajar dari kelompok keilmuan lain juga memiliki Sertifikat Keahlian Arsitek dan ASEAN Architect.

Mata Kuliah

Daftar mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan sesuai dengan kurikulum 2013 adalah sebagai berikut.

Total SKS dalam pendidikan sarjana adalah 144 SKS yang terbagi dalam: 36 SKS pada Tahap Persiapan Bersama, 92 SKS pada mata kuliah wajib program sarjana dan 12 SKS pada mata kuliah pilihan program sarjana.

Beasiswa

Terdapat beberapa skema beasiswa setelah calon mahasiswa diterima di ITB. Jenis beasiswa yang ada dapat digolongkan dalam:
1. Beasiswa Biaya Penyelenggaraan Pendidikan per Semester (BPPS)/Uang Kuliah Tunggal (UKT)
2. Beasiswa Bantuan Hidup
3. Beasiswa Bantuan Buku
4. Beasiswa Bantuan Tugas Akhir (TA)

www.kemahasiswaan.itb.ac.id

Fasilitas

  1. Perpustakaan dengan lebih dari 16 ribu koleksi buku, jurnal, majalah.
  2. Studio Gambar untuk tingkat 1, tingkat 2, tingkat 3, tingkat 4/TA dilengkapi meja gambar dan bangku bagi setiap mahasiswa, wi-fi, rak model/maket.
  3. Laboratorium komputasi dengan total 60 PC.
  4. Laboratorium fabrikasi dengan dua mesin laser cuter (100 W).
  5. Galeri untuk pameran, kuliah tamu dan kegiatan lainnya.
  6. Fasilitas pendukung: ruang- ruang diskusi, ruang reproduksi, bengkel model, ruang- ruang kuliah dan seminar dengan perangkat multi media dan internet nirkabel.

Aktivitas Mahasiswa

Kegiatan- kegiatan ko dan ekstra kurikuler yang diorganisasi oleh pro- gram studi dan himpunan
mahasiswa diantaranya:

1. Joint Studio & Exchange Student
2. Summer Camp
3. Kuliah Tamu
4. Studi Ekskursi dan Kuliah Lapangan
5. Pameran Akhir Semester
6. Buku Footprint
7. Pelatihan dan mentoring kepemimpinan dan organisasi
8. Pameran dan acara wisuda
9. Sayembara nasional dan internasional
10. Gaung Bandung
11. Majalah IMAGE

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk aktif dalam berbagai unit yang ada di ITB, serta berperan dalam berbagai acara dalam skala lokal, nasional, maupun internasional.